0 Comments

Manchester City berpotensi dilarang tampil di Liga Champions musim depan karena dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).


Bahkan presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan penyelidikan dapat disimpulkan “segera”.

Majalah Jerman Der Spiegel membuat sejumlah klaim terhadap City bulan lalu dalam serangkaian artikel berdasarkan dokumen konon diperoleh dari whistleblowers Football Leaks.

Pelaporan Der Spiegel menuduh rezim Syekh Mansour menimbun kesepakatan sponsor multi-juta pound dengan perusahaan-perusahaan Abu Dhabi, menggunakan kekayaan pemilik mereka, untuk memenuhi ketentuan FFP UEFA.

Sang juara Premier League menepis cerita tersebut dan mengatakan “upaya untuk merusak reputasi klub terorganisir dan jelas”.

UEFA mengatakan segera setelah itu akan membuka kembali penyelidikan jika lebih banyak informasi tersedia bagi mereka, dan Ceferin pekan ini siap melakukan penyidikan dan ada potensi City dihukum untuk dilarang tampil musim depan.

Tentu saja ini bisa menjadi kabar buruk bagi pasukan Pep Guardiola yang ingin menjadikan Liga Champions sebagai target juara mereka, yang belum pernah dimenangkan sepanjang sejarah mereka.

“Kami sedang menilai situasi,” katanya kepada wartawan di Dublin. “Kami memiliki badan independen yang mengerjakannya. Segera Anda akan memiliki jawaban tentang apa yang akan terjadi dalam kasus konkrit ini.”

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *